Inovasi digital karya anak daerah kembali mencuri perhatian. Aplikasi Caruban yang dikembangkan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Cirebon mendapat apresiasi langsung dari Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya, dalam ajang kreatif IDE IND yang berlangsung di Atrium Grage Mall Cirebon.
Aplikasi Caruban diperkenalkan langsung oleh Ketua Gekrafs Kota Cirebon, Syafrul Bakti Setia. Menariknya, platform digital tersebut dikembangkan dalam waktu kurang dari satu bulan sebagai salah satu program unggulan organisasi.
Caruban dirancang sebagai aplikasi multifungsi yang tidak hanya mendukung promosi produk ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan potensi daerah dan menghubungkan masyarakat melalui teknologi digital.
Salah satu fitur unggulannya adalah etalase digital yang menampilkan produk-produk UMKM binaan Gekrafs Kota Cirebon. Produk yang masuk ke dalam platform tersebut terlebih dahulu melalui proses kurasi atau penyaringan untuk menjaga kualitas dan kelayakannya.
Melalui fitur ini, pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.
Tak hanya itu, Caruban juga menghadirkan fitur, Jelajah Cirebon yang memuat berbagai informasi mengenai potensi daerah, mulai dari kuliner, seni, hingga kekayaan budaya Cirebon.
Inovasi lainnya yang cukup menarik perhatian adalah fitur pohon silsilah keluarga atau family tree. Melalui fitur ini, pengguna dapat menyusun bagan keluarga secara mandiri dan menghubungkannya dengan pohon silsilah pengguna lain apabila ditemukan kesamaan nama atau identitas.
Syafrul menjelaskan, fitur tersebut berpotensi membuka peluang bagi masyarakat untuk menemukan kembali hubungan kekerabatan atau persaudaraan yang sebelumnya belum diketahui.
Ke depan, fitur ini bahkan diproyeksikan dapat berkembang menjadi sebuah platform media sosial tersendiri.
Terkait peluncuran, Syafrul mengatakan aplikasi Caruban saat ini masih menjalani proses peninjauan dan pengujian beta oleh Google, yang umumnya membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja.
Pihaknya optimistis aplikasi tersebut dapat segera tersedia secara resmi melalui Google Play Store maupun Apple App Store setelah seluruh tahapan pengujian selesai dan memasuki mode produksi.
Meski sejumlah produk kreatif lainnya, seperti *board game* karya pengurus Gekrafs, belum terintegrasi dalam aplikasi, Caruban telah dirancang secara dinamis sehingga memungkinkan penambahan dan pengembangan berbagai fitur pada masa mendatang.
Inovasi tersebut mendapat respons positif dari Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya. Ia menyampaikan ketertarikannya terhadap konsep Caruban dan berharap aplikasi besutan Gekrafs Kota Cirebon itu dapat dikembangkan menjadi platform berskala nasional.
Menurutnya, potensi Caruban tidak hanya terbatas untuk mempromosikan produk UMKM Cirebon, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.
Begitu pula dengan fitur Jelajah yang diharapkan mampu berkembang menjadi ruang digital untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Nusantara.
Apresiasi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Gekrafs Kota Cirebon untuk terus mengembangkan Caruban agar tidak sekadar menjadi aplikasi lokal, tetapi mampu tumbuh menjadi ekosistem digital yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
Dokumentasi :




