Cirebon,- Covid-19 yang menghimbau agar masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah, termasuk liburan. Kondisi itu berimbas pada situasi di objek wisata di Cirebon.
Pelaku usaha pariwisata di Cirebon pesimis akan jumlah kunjungan wisata di akhir Oktober 2020 ini. Libur dan Cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW termasuk kedalam libur panjang. Pasalnya pemerintah telah menetapkan Cuti bersama mulai 28 Oktober 2020. Harusnya momentum tersebut bisa mendatangkan pengunjung pariwisata, tetapi dikarenakan Covid-19 pelaku usaha pariwisata di Cirebon pesimis akan kunjungan yang biasanya ramai seperti tahun sebelumnya.
Pada tahun - tahun sebelum pandemi objek wisata yang berada di Cirebon ramai dikunjungi hingga ribuan pengunjung dalam sehari, tetapi disaat Covid-19 era New Normal sekarang jumlah pengunjung hanya ratusan antara 100 pengunjung hingga 200 pengunjung per harinya. Seperti objek wisata Goa Sunyaragi di Kota Cirebon Jumlah kunjungan saat covid-19 tidak seramai tahun sebdlumnya.
Hal tersebut sama dirasakan oleh penjusl oleh-oleh di Cirebon dikarenakan kunjungan wisata berkurang omset penjualan oleh-oleh menurun. Biasanya wisatawan dari daerah lain sebagai penyokong utama usaha penjualan oleh-oleh khas Cirebon kini menurun drastis harus berputar otak agar penjualan tetap berjalan. (AH) #cirebonberita



