Notification

×

Iklan

Iklan

228 Sekolah di Kabupaten Cirebon Bakal Dimerger

5 Oktober 2022 | Oktober 05, 2022 WIB Last Updated 2022-10-05T11:11:53Z

Sebanyak 228 sekolah satu hamparan di 108 titik di Kabupaten Cirebon, akan dilakukan penggabungan (merger). 

Launching merger Sekolah Dasar (SD) satu hamparan ini, dilaksanakan di SDN 3 Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Selasa (4/10/2022). 


Dalam launching ini, ada sebanyak 10 SD yang dilakukan merger, yaitu SDN 3 dan SDN 4 Cipejeuh Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ambulu, SDN 1 dan SDN 2 Pabedilan Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ciawi Asih, serta SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada beberapa alasan mengapa sekolah satu hamparan tersebut digabungkan. Salah satunya ujar Imron, ada persaingan yang kurang sehat, terjadi di sekolah satu hamparan. "Sehingga kami memilih untuk melakukan merger," kata Imron. 
Imron juga mengungkapkan, beberapa alasan lainnya dilakukannya merger sekolah satu hamparan ini, dikarenakan adanya kekurangan tenaga guru-guru negeri. 

Selain itu, tidak jarang juga sekolah satu hamparan, jumlah siswanya terpaut jauh dengan sekolah yang satu hamparan lainnya. "Kalau dimerger, gurunya mencukupi, siswanya juga mencukupi," ujar Imron. 
Walaupun dilakukan merger, Imron memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Karena menurutnya, sekolah satu hamparan yang dilakukan merger, salah satu kepala sekolahnya masuk masa pensiun. "Sehingga kepala sekolah maupun guru, tidak ada yang dirugikan," ujarnya. 

Imron juga berharap, adanya merger ini bukannya malah menurunkan mutu pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut. 
Karena menurutnya, banyak hal positif dari diberlakukannya merger ini, salah satunya anggaran yang akan didapat oleh sekolah, bisa lebih maksimal. "Adanya kebijakan merger ini, harus tetap menjaga mutu pembelajarannya," kata Imron. 
×
Berita Terbaru Update