Notification

×

Iklan

Iklan

Dikabarkan Banyak dokter mau mengundurkan diri, jumlah pasien menurun karena pelayanan

3 Agustus 2024 | Agustus 03, 2024 WIB Last Updated 2024-08-03T00:20:22Z

CIREBON, - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan SSi mengatakan manajemen Rumah sakit Daerah harus dibenahi. 


Terdengar kabar bahwa setelah Dirut RSUD Arjawinangun Mundur dikabarkan juga banyak dokter yang mau mengundurkan diri dari RSUD Arjawinangun. 

Dikatakan oleh Aan mungkin insentif yang diterima kurang dikarenakan jumlah pasien di RSUD Arjawinangun menurun. Pelayanan RSUD Arjawinangun banyak dikeluhkan oleh masyarakat dan harus dibenahi.

Perlu diketahui lanjut dikatakan oleh Aan Pada tahun 2024 ini RSUD Arjawinangun dapat suntikan dana sebesar Rp. 15 Milyar dari Pemkab Cirebon. 

Anggaran tersebut diperuntukan untuk perluasan lahan RSUD dan untuk pengadaan alat kesehatan. Dengan rincian Rp. 10 Milyar untuk Perluasan Lahan dan sisanya Rp. 5 Milyar untuk pengadaan alat kesehatan.

Lanjut dikatakan oleh Aan, jangan sampai anggaran yang diberikan pemkab Cirebon sia - sia yaitu kunjungan pasien semakin sedikit lahan RSUD diperluas dan pengadaan alat kesehatan ditambah, kan jadinya tidak bermanfaat jika tidak ada pasien. 

"Apalagi ditambah dirutnya mau mundur dan dikabarkan ingin minta pindah", lanjut Aan. Aan meminta pemkab Cirebon segera merombak total manajemen di RSUD Arjawinangun. 
Kalau dibiarkan bisa tutup RSUD Arjawinangun. 

Aan sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan, tidak sedikit pelayanan di RSUD Arjawinangun itu dikeluhkan oleh masyarakat. Setiap rapat komisi dengan pihak rumah sakit, pihaknya selalu mengingatkan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Buruknya pelayanan di RSUD Arjawinangun dirasakan saudaranya sendiri yang harus dioperasi dengan konsekuensi dibius total. 

Setelah operasi, kata dia, pasien ditempatkan di ruang perawatan dalam kondisi belum sadar. 




×
Berita Terbaru Update