Tim patroli dari Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Cirebon Kota berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran berdarah yang melibatkan sekelompok pemuda bersenjata tajam di kawasan Gang Lapang Bola, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Insiden kejar-kejaran sengit sempat mewarnai upaya penangkapan ini pada Sabtu dini hari (16/05/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat kepolisian setelah menerima aduan dari warga yang resah melihat pergerakan kelompok remaja mencurigakan yang kedapatan membawa senjata tajam.
Aksi Kejar-kejaran di Jam Rawan Dini Hari
Kapolres Cirebon Kota melalui Kasat Samapta AKP Joni menjelaskan bahwa begitu armada patroli tiba di lokasi, gerombolan pemuda tersebut langsung kocar-kacir melarikan diri ke berbagai arah. Petugas di lapangan tidak tinggal diam dan segera melakukan pengejaran taktis hingga ke beberapa titik di wilayah hukum Kota Cirebon.
Dalam proses pengejaran tersebut, salah satu terduga pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor kehilangan kendali hingga terjatuh. Petugas pun langsung bergerak mengamankan para remaja tersebut untuk mencegah potensi kekerasan jalanan.
“Saat petugas tiba di lokasi, sekelompok pemuda tersebut langsung berusaha melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah untuk menghindari pengejaran polisi. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut,” ujar AKP Joni.
Pengembangan Kasus dan Penyitaan Gudang Senjata
Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan awal di tempat, petugas berhasil mendapatkan informasi krusial mengenai lokasi penyimpanan senjata tajam yang dipersiapkan untuk tawuran. Polisi bergerak cepat melakukan pengembangan ke sebuah lokasi di wilayah Pekiringan dan sukses menyita berbagai jenis senjata berbahaya.
Adapun lima orang pemuda yang berhasil diamankan berinisial:
- MAP (19), warga Kota Cirebon.
- FH (17), warga Kabupaten Cirebon.
- TF (17), warga Kabupaten Cirebon.
- AA (17), warga Kabupaten Cirebon.
- IF (21), warga Kota Cirebon.
Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah celurit panjang, 1 buah corbek, 2 buah celurit standar, serta 1 buah stik golf.
Imbauan Kamtibmas dan Layanan Polisi 110
AKP Joni menegaskan bahwa aksi tawuran bersenjata ini sangat membahayakan keselamatan publik maupun para pelaku itu sendiri. Oleh karena itu, Sat Samapta Polres Cirebon Kota berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin pada jam-jam rawan menjelang subuh guna menekan angka kriminalitas jalanan.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah saat malam hari. Warga juga diminta untuk tetap proaktif menjaga keamanan lingkungan dan segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 jika melihat pergerakan massa yang mencurigakan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.



