Notification

×

Iklan

Iklan

Presiden Prabowo Dorong Peningkatan Layanan BPJS: Antrean Dipersingkat, Pasien Tak Boleh Dibeda-bedakan

29 September 2026 | September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-06T17:59:55Z


Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan optimal.




Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2026).




Dalam rapat tersebut, Presiden meminta pelayanan BPJS Kesehatan terus diperbaiki, terutama dalam hal waktu antrean dan kualitas pelayanan kepada pasien.




Menkes Budi mengatakan, Presiden menginginkan agar masyarakat yang menggunakan layanan BPJS tidak harus menghadapi antrean panjang dan tetap mendapatkan pelayanan yang baik ketika menjalani pengobatan.




Selain persoalan antrean, Presiden juga memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah menekankan agar tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum.




Menurut Budi, seluruh rumah sakit harus memberikan pelayanan yang setara kepada setiap pasien tanpa membedakan status kepesertaan BPJS.




Pembiayaan BPJS Dipastikan Berkelanjutan

Dalam rapat tersebut, keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan juga menjadi salah satu perhatian pemerintah.



Budi menyampaikan, BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian mengenai kondisi keuangan agar program pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan. Menteri Keuangan disebut telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan BPJS dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kualitas pelayanan.



Pemerintah, lanjut Budi, ingin memastikan keberlangsungan program BPJS sejalan dengan peningkatan kualitas layanan yang diterima masyarakat.




BPJS Siapkan Perbaikan Sistem Pelayanan

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan perlu mempertimbangkan berbagai perkembangan dalam sistem kesehatan.



Beberapa faktor yang menjadi perhatian antara lain inflasi medis, pertumbuhan penduduk, perubahan pola penyakit, serta meningkatnya pemanfaatan layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan juga akan melakukan sejumlah pembenahan, termasuk memperkuat upaya pencegahan fraud dalam pelayanan kesehatan.



Selain itu, BPJS Kesehatan akan mendorong perubahan pendekatan pelayanan dari yang berorientasi pada volume atau jumlah layanan menuju value based, yakni pelayanan yang lebih berfokus pada kualitas dan manfaat bagi peserta.



Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pelayanan kesehatan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan.

×
Berita Terbaru Update