Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Calo Kerja, Pemprov Jabar Ajak Warga Lapor Lewat Sapawarga

10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T10:20:12Z


Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat upaya pencegahan praktik percaloan dan penipuan dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Masyarakat yang mengalami atau menemukan praktik calo kerja dapat melaporkannya melalui aplikasi Sapawarga.



Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, mengatakan laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh pengawas ketenagakerjaan di masing-masing wilayah.

Pengawas akan menelusuri oknum yang meminta sejumlah uang kepada pelamar dengan iming-iming dapat memasukkan mereka bekerja di perusahaan tertentu.

“Kalau susah dicari, tidak tahu orangnya siapa, akan kami telusuri di media sosial. Kami koordinasi dengan Disnakertrans lain,” kata Kim dalam kegiatan bursa kerja online di Karawang International Industrial City, Karawang, Jumat (9/10/2026).

Kim menegaskan, proses mencari pekerjaan seharusnya tidak membebani masyarakat dengan pungutan biaya. Karena itu, ia mengimbau perusahaan agar tidak meminta uang kepada pelamar kerja dalam proses rekrutmen.

Ia juga mengingatkan masyarakat supaya tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi kerja dengan imbalan sejumlah uang.

“Kami melakukan edukasi ke masyarakat bahwa usaha mendapatkan pekerjaan itu tidak dipungut biaya apa pun,” ujarnya.

Pemprov Jabar Hadirkan Aplikasi Nyari Gawe

Selain menyediakan saluran pengaduan melalui Sapawarga, Pemprov Jawa Barat juga memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe sebagai salah satu upaya untuk mencegah praktik percaloan tenaga kerja.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mencari informasi lowongan dan melamar pekerjaan secara langsung kepada perusahaan tanpa harus melalui perantara.

Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses kesempatan kerja sekaligus meminimalkan peluang terjadinya penipuan yang mengatasnamakan perusahaan atau proses rekrutmen.

Perusahaan Ingatkan Pelamar Waspadai Penipuan

Upaya pencegahan penipuan rekrutmen juga dilakukan oleh perusahaan. Perwakilan Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Everpro Indonesia Technologies, Nuryani, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap penipuan lowongan kerja melalui media sosial.

Perusahaan juga menyosialisasikan alamat kontak resmi agar pelamar dapat membedakan informasi rekrutmen yang benar dan pesan dari pihak tidak bertanggung jawab.

Menurut Nuryani, pihaknya pernah menemukan sejumlah pelamar yang dihubungi oknum dengan informasi bahwa mereka telah dinyatakan lolos seleksi dan diterima bekerja di PT Everpro Indonesia Technologies.

Bahkan, ada pelamar yang mendapat informasi bahwa mereka akan segera menandatangani kontrak kerja. Padahal, informasi tersebut tidak pernah disampaikan melalui kontak resmi perusahaan.

“Oknum itu bilangnya pelamar kerja sudah diterima. Ada juga yang diinfokan akan tanda tangan kontrak kerja, padahal kami tidak mengirimkan info itu,” kata Nuryani.

Ia mengimbau masyarakat yang menerima informasi rekrutmen mencurigakan agar tidak langsung mempercayainya. Pelamar disarankan memeriksa alamat kontak pengirim pesan dan mengonfirmasi informasi tersebut melalui saluran resmi perusahaan atau datang langsung ke kantor perusahaan.

Jangan Bayar untuk Mendapatkan Pekerjaan

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati selama proses pencarian kerja, terutama ketika ada pihak yang meminta uang dengan dalih biaya administrasi, jaminan kelulusan, atau biaya untuk mempercepat penerimaan kerja.

Jika menemukan dugaan praktik percaloan, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Sapawarga untuk menyampaikan laporan. Sementara itu, aplikasi Nyari Gawe dapat menjadi alternatif untuk mencari dan melamar pekerjaan secara langsung.

Pemprov Jawa Barat berharap peningkatan pengawasan, edukasi, dan pemanfaatan layanan digital dapat menciptakan proses rekrutmen yang lebih transparan serta melindungi masyarakat dari praktik penipuan berkedok lowongan kerja.

×
Berita Terbaru Update