Notification

×

Iklan

Iklan

Tips Membuka Toko Kelontong dan Barang Apa Saja yang Laku Dijual

16 April 2022 | April 16, 2022 WIB Last Updated 2022-04-16T10:32:05Z

Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang ini, banyak orang yang mulai mencari penghasilan tambahan. Selain tentunya untuk menambah penghasilan, langkah ini diambil sebagai preventif jika sewaktu-waktu terkena PHK oleh kantornya. Tak heran jika sekarang ini banyak orang yang mulai berjualan makanan, minuman atau sekadar menjadi reseller di marketplace. 

Saat semua berjualan di platform online, sebenarnya masih ada usaha offline yang menarik untuk dilakukan karena profitnya cukup menjanjikan. Usaha tersebut adalah membuka toko kelontong. Ingat, masih ada orang yang lebih suka belanja secara offline daripada online karena beberapa alasan.

Nah, jika kamu tertarik untuk membuka toko kelontong secara kecil-kecilan, tapi menguntungkan, simak terus tulisan ini sampai akhir ya.

Tips Sukses Usaha Toko Kelontong

Membuka toko kelontong sebenarnya tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Kamu bisa memulai dengan modal yang kecil dengan perhitungan yang tepat. Nah, agar toko kelontong kamu bisa cuan, simak tipsnya berikut ini.

1. Riset kebutuhan pasar

Hal pertama yang harus dilakukan adalah riset kebutuhan pasar. Daripada sekadar nongkrong-nongkrong gosipin tetangga lebih baik kamu coba kulik apa saja sih barang-barang yang dibutuhkan oleh tetangga kamu sehari-harinya. 

Biasanya barang yang muncul adalah barang-barang yang sifatnya cepat habis dan dibutuhkan secara terus menerus (fast moving) seperti sabun, shampo, pasta gigi, galon air mineral dan yang lainnya. 

Langkah ini juga perlu dilakukan agar barang-barang yang dijual di toko setidaknya sudah punya pasarnya sehingga kamu tidak perlu berspekulasi lagi. 

2. Menentukan besaran modal

Setelah mengetahui barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar, penentuan modal awal dapat lebih mudah untuk ditentukan. Modal awal ini bisa digunakan untuk membeli barang-barang fast moving tersebut karena proyeksi keuntungan sudah bisa didapatkan. Keuntungan dari modal awal ini nantinya bisa kamu gunakan untuk mengembangkan toko kelontong untuk menghadirkan variasi barang. Selain pada barang yang dijual, kamu juga perlu menyiapkan modal untuk perlengkapan toko seperti meja, etalase, kursi, kalkulator dan yang lainnya. Jangan lupa juga untuk menganggarkan biaya tak terduga untuk keperluan yang sifatnya mendadak seperti kerusakan pada toko atau iuran-iuran lingkungan. 

3. Posisi yang strategis

Penentuan letak toko kelontong juga bisa menjadi faktor penting sukses atau tidaknya usaha kamu ini. Untuk menentukan letak toko ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti target pasar, biaya sewa, lokasi kompetitor dan yang lainnya. 

Jika memang memungkinkan, tak ada salahnya untuk membuka toko kelontong di area rumah sendiri. Selain menghilangkan biaya sewa, kamu juga bisa lebih mengenal lingkungan dan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Ingat di saat pandemi ini, orang lebih suka berbelanja dengan jarak yang lebih dekat daripada harus jauh-jauh dari rumah sendiri.

4. Sediakan gudang

Agar tetap terjamin kualitasnya dan tidak mudah rusak, kamu perlu menyiapkan ruang sebagai gudang penyimpanan barang-barang toko. Selain mencegah kerusakan, gudang juga diperlukan untuk menyimpan stok barang agar selalu tersedia saat dicari oleh pelanggan.

Lakukan juga perawatan rutin terhadap gudang setidaknya seminggu sekali untuk membersihkan debu atau hama seperti kutu dan yang lainnya. 

5. Mencari distributor barang yang tepat

Keuntungan yang didapatkan dari toko kelontong adalah selisih harga barang saat dibeli dan dijual kembali ke pelanggan. Lakukan riset dan survei tentang daftar distributor grosiran ini, carilah yang menawarkan harga paling murah dan barang-barangnya berkualitas. Pilih juga distributor yang mudah untuk diajak berkomunikasi agar usaha kamu tetap lancar ke depannya. Jika telah menemukan yang tepat, ajukan diri menjadi agen dari distributor tersebut agar bisa mendapatkan keuntungan-keuntungan lainnya. 

6. Berikan promosi dan layanan ekstra terhadap pelanggan

Pelanggan tentunya akan sangat senang saat mendapatkan promosi dan layanan yang ekstra dari kamu. Mulailah dengan promosi harga yang bisa dilakukan dengan harga paket. Misalnya kamu buat sendiri paket keperluan mandi yang harga bisa lebih murah dibandingkan dibeli secara satuan. 

Untuk layanan, kamu bisa memberikan layanan pesan antar ke rumah para pelanggan. Biasanya, layanan ini bisa dilakukan untuk barang-barang seperti galon air mineral atau gas elpiji untuk keperluan masak. 



Ditulis oleh Auria Ardiyani, Mitra Bukalapak Artikel




×
Berita Terbaru Update