Notification

×

Iklan

Iklan

Kasus korupsi APBDes Desa Citemu yang melibatkan mantan Kuwu atau Kepala Desa divonis 4 tahun penjara

26 Juli 2022 | Juli 26, 2022 WIB Last Updated 2022-07-26T12:06:23Z


CIREBON, - Kasus korupsi APBDes Desa Citemu yang melibatkan mantan Kuwu atau Kepala Desa sudah memasuki babak akhir. Mantan Kuwu Supriyadi divonis 4 tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Hutamrin menyampaikan kabar terbaru soal kasus korupsi APBDes dengan terdakwa Supriyadi yang telah bergulir di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Bandung menyatakan terdakwa Supriyadi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.


Hal ini sebagaimana dakwaan kesatu subsidair, yaitu Pasal 3 juncto Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pengadilan Negeri Tipikor Bandung menjatuhkan pidana kepada terdakwa Supriyadi dengan pidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan sementara dan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan," kata Hutamrin dalam keterangan, Selasa (26/7/2022).

Terdakwa Supriyadi diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 818.722.500. Apabila terdakwa Supriyadi tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan setelah putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Sementara apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama satu tahun. "Atas putusan yang telah dijatuhkan, terdakwa menyatakan Banding. Begitu Jaksa Penuntut Umum (JPU). Karena sebelumnya kita telah mendakwa dengan dakwaan primair, tapi oleh Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, menghukum dengan dakwaan subsidiair. Oleh sebab itu Jaksa juga melakukan upaya banding terhadap putusan hakim tersebut," kata Hutamrin.

×
Berita Terbaru Update