Notification

×

Iklan

Iklan

Alun-alun sangkala buana,Ruang terbuka publik yang menjadi tempat wisata warga Cirebon

5 Juni 2023 | Juni 05, 2023 WIB Last Updated 2023-06-05T09:30:57Z
WAWASAN, - Warga Cirebon apakah masih ada yang belum mengetahui Alun-lun Sangakala Buana? Atau biasa dikenal dengan Alun-alun Keraton Kasepuhan karena letaknya berada di halaman Keraton Kasepuhan. 

Alun-alun ini diresmikan satu tahun setelah diresmikannya Alun-alun Kejaksan yang mungkin lebih banyak dikenal oleh warga Cirebon. 

Tepatnya Alun-alun Sangakala Buana diresmikan pada tanggal 4 februari 2022. Alun- alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dr. (HC) H. M. Ridwan Kamil, S.T., M.U.D.


Alun-alun sendiri merupakan ruang terbuka yang menjadi poros atau pusat suatu kota. Alun-alun mempunyai fungsi utama sebagai ruang publik untuk masyarakat, tempat berinteraksi, hiburan, bermain, berdagang, dan kegiatan pemerintahan. 


Diperjelas oleh, seorang filsuh dan sosiolog Jerman yang bernama Jurgen Habermas dimana ia menjelaskan bahwa ruang publik adalah tempat yang dapat diakses secara gratis oleh siapa pun, untuk berinteraksi secara bebas, terbuka, dan setara. 


Dan benar, Alun-alun Sangkala Buana sangat merepresentasikan bagaimana seharusnya ruang publik tersebut.

Berbeda dari banyak Alun-alun diberbagai kota, Alun-alun Sangakala Buana yang lokasinya berdekatan dengan Keraton Kasepuhan Cirebon, nuansa Alun-Alun Sangkala Buana Cirebon disebut kental bak


bangunan keraton. Dominasi batu bata merah juga membuat alun-alun ini semakin terlihat klasik dan kental akan sejarah.



Pada pidato saat peresmiaan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, juga menyampaikan bahwa Alun-Alun Sangkala Buana ini dipersembahkan untuk almarhum Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat.

“Saya mempersembahkan juga sebuah janji dengan almarhum Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat,” ucap Gubernur. “Silakan beraktivitas tapi jangan lupa prokesnya,” tambahnya.

Setelah direvitalisasi, kondisi Alun-alun dibuat tanpa mengurangi nilai sejarahnya. Ini yang membedakan Alun-Alun Sangkala Buana dengan Alun-Alun lainnya di Jawa Barat.

“Memang di sini harus terasa nilai sejarahnya, jangan terlalu modern. Saya juga sangat cinta sejarah khususnya keraton-keraton,” tutur Gubernur.

Pemerintah juga berharap hadirnya Alun-Alun Sangkala Buana dapat meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat. 

Tentu saja alun-alu sangkala buana sangat menarik untuk dijadikan tempat rekreasi keluarga. 


Anak-anak bisa menikmati sore dengan bermain di area alun-alun atau sekedar hunting kuliner yang ada di sekitar alun -alun. 

Salah satu pengunjung yang sempat saya wawancarai juga menyampaikan hal yang sama“saya sering sore-sore ajak anak main kesini, karena banyak penyewaan mainan ya, sama orang tuanya juga bisa kulineran, karena banyak jajanan juga”.


Tunggu apa lagi, silakan untuk masyarakat menikmati fasilitas ruang publik yang telah difasilitasi oleh pemerintah




Penulis: Sena Reselina (Mahasiswi Pascasarjana Ilmu Komunikasi Telkom University)




×
Berita Terbaru Update