Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung progres pembangunan rumah penerima bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kota Kulon, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (5/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Maruarar Sirait didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman serta Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah bagi masyarakat penerima manfaat.
Program BSPS merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat sehingga lebih layak, aman, dan sehat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima bantuan.
Pada 2026, Provinsi Jawa Barat menjadi daerah dengan alokasi BSPS terbesar di Indonesia. Sebanyak 42.508 unit rumah mendapatkan bantuan, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Kabupaten Sumedang juga menjadi salah satu daerah yang memperoleh peningkatan alokasi bantuan secara signifikan. Jika pada 2025 hanya menerima 364 unit BSPS, pada 2026 jumlah tersebut melonjak menjadi 2.060 unit.
Dengan bertambahnya jumlah penerima bantuan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat di Sumedang yang dapat menikmati rumah layak huni. Program ini juga diharapkan mampu mempercepat pengentasan kawasan dengan kondisi rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Jawa Barat.



