Kebakaran hebat melanda tempat usaha pembuatan briket batubara milik PT Marabunta di Blok Pejagan Asem, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Minggu dini hari (17/5/2026). Kobaran api yang muncul dari ruang oven produksi sempat membuat panik para karyawan dan warga sekitar.
Peristiwa tersebut diduga dipicu suhu berlebih atau overheat pada ruang oven yang berada di sisi utara bangunan induk pabrik. Api dengan cepat membesar hingga memicu kepulan asap tebal di area produksi.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, karyawan yang sedang berjaga melihat kepulan asap muncul dari belakang ruang oven.
Ketika dilakukan pengecekan, terlihat bara api keluar dari celah pintu oven yang masih dalam kondisi tergembok. Karena situasi semakin darurat, karyawan terpaksa memotong gembok menggunakan gerinda untuk membuka pintu oven.
“Saat pintu oven berhasil dibuka, api diketahui sudah membesar dan mulai membakar area di dalam ruang produksi.”
Laporan kemudian diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Sektor Palimanan pada pukul 00.57 WIB oleh seorang pelapor bernama Deni.
Tak lama berselang, tepat pukul 01.11 WIB, Regu III Damkar Palimanan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya lokalisir untuk mencegah api merembet ke bangunan utama pabrik.
Petugas Hadapi Kendala di Lapangan
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama kurang lebih enam jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.03 WIB.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari sumber air yang cukup jauh hingga minimnya sarana proteksi kebakaran di lokasi kejadian.
“Di lokasi hanya tersedia 12 tabung APAR tanpa dukungan tandon air maupun hidran.”
Selain itu, petugas juga harus membongkar tumpukan rak berisi briket batubara setinggi sekitar dua meter satu per satu agar air dapat menjangkau titik api di bagian dalam.
Sebanyak empat unit pancar dari Sektor Palimanan, Weru, Sumber, dan Arjawinangun diterjunkan ke lokasi. Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid PPSP dan Kasi PPE.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, sekitar empat ton bahan baku briket batubara dilaporkan hangus terbakar dengan luas area terdampak mencapai kurang lebih 48 meter persegi.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan bangunan utama pabrik dengan total luas sekitar 1.752 meter persegi dari amukan si jago merah.
Hingga kini, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan pihak terkait.
Operasi pemadaman berjalan lancar berkat sinergi antara personel Damkar Kabupaten Cirebon, anggota Polsek Palimanan, Babinsa Palimanan Barat, serta para karyawan PT Marabunta yang turut membantu proses penanganan di lokasi kejadian.



