Notification

×

Iklan

Iklan

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 136 Penumpang Masih Dalam Pencarian

14 September 2026 | September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T04:19:30Z
Kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari menimbulkan duka mendalam. Pemerintah memprioritaskan operasi pencarian, evakuasi, dan pendataan penumpang serta awak kapal yang menjadi korban kecelakaan.


Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).

“Atas nama Pemerintah, kami mengungkapkan duka cita yang mendalam atas tragedi ini,” ujar Dudy.

243 Orang Berada di Dalam Kapal

Berdasarkan data manifest, KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Kapal tersebut mengangkut 243 orang. Hingga Minggu sore, Basarnas berhasil mengevakuasi 107 korban selamat dan enam korban meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 136 orang masih dalam proses pencarian.

Menteri Perhubungan menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi perhatian utama pemerintah dalam penanganan kecelakaan tersebut.

“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” katanya.

Dudy juga berharap para korban selamat segera mendapatkan pertolongan dan dapat pulih dari kejadian tersebut.

Penyebab Kecelakaan Menunggu Investigasi KNKT

Terkait penyebab kecelakaan, Kementerian Perhubungan menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dudy meminta seluruh pihak memberikan kesempatan kepada KNKT untuk menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berbasis fakta.

“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari,” tuturnya.

Menurutnya, hasil investigasi nantinya diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi untuk memperkuat keselamatan transportasi laut dan mencegah kejadian serupa terulang.

Posko Terpadu Dibuka di Pelabuhan Trisakti

Untuk memperkuat koordinasi operasi kemanusiaan, Kementerian Perhubungan telah membuka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi pencarian, evakuasi, serta pendataan penumpang dan korban kecelakaan. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga juga diminta segera melaporkan informasi kepada petugas posko.

Menteri Perhubungan menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga kesehatan, operator kapal, Pelindo, dan seluruh unsur terkait yang telah terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Pemerintah berharap seluruh proses penanganan kecelakaan dapat berjalan lancar, sementara pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan.
×
Berita Terbaru Update